Pondasi Proyek Rp87,3 Miliar SMAN Sukma Nias Jadi Sorotan: Dugaan Bore Pile Dicor Saat Hujan, Konsultan dan PPK Bungkam

Dalam upaya memperoleh klarifikasi, awak media telah mengonfirmasi langsung kepada konsultan pengawas pada Selasa (4/8/2026) mengenai kedalaman bore pile, jumlah titik pondasi yang dikerjakan, serta spesifikasi besi tulangan yang digunakan.

Namun, konsultan pengawas menolak memberikan penjelasan dengan alasan tidak memiliki kewenangan menyampaikan informasi kepada media.

“Mohon maaf, saya tidak berwenang memberikan keterangan atau wawancara terkait proyek ini kepada media. Untuk informasi resmi, silakan menghubungi pihak yang berwenang atau juru bicara yang telah ditunjuk Pak. Terima kasih,” ungkapnya.

Tidak berhenti di situ, awak media juga berupaya meminta penjelasan kepada Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) melalui aplikasi WhatsApp pada nomor 08126508XXXX. Hingga berita ini disusun, pesan konfirmasi tersebut belum mendapat tanggapan.

Di sisi lain, hasil investigasi lapangan yang dilakukan media juga menemukan dugaan adanya pekerjaan pengecoran, baik pada bore pile maupun bagian bangunan lainnya, yang tetap berlangsung saat hujan turun. Temuan tersebut memunculkan pertanyaan publik mengenai penerapan standar pelaksanaan pekerjaan di lapangan serta fungsi pengawasan teknis selama proyek berlangsung.

Masyarakat berharap pihak kontraktor, konsultan pengawas, maupun PPK dapat memberikan penjelasan secara terbuka terkait seluruh spesifikasi teknis pondasi, termasuk dokumen hasil pengujian laboratorium, kedalaman bore pile, mutu beton, serta mekanisme pengawasan yang diterapkan.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kontraktor, PPK maupun konsultan pengawas terkait spesifikasi teknis pondasi bore pile maupun dugaan pengecoran saat hujan. Media telah berupaya meminta konfirmasi sebagai bagian dari prinsip keberimbangan pemberitaan, namun belum memperoleh tanggapan resmi