Ia juga mengapresiasi dukungan BP Batam dalam mempercepat pengembangan KEK Tanjung Sauh sebagai kawasan industri baru sekaligus pusat energi dan logistik yang diharapkan mampu meningkatkan daya saing Batam di tingkat regional.
Sementara itu, Direktur Utama PT. PLN Batam, Kwin Fo, menilai kehadiran pembangkit listrik di Tanjung Sauh akan memperkuat pasokan energi di Batam di tengah meningkatnya kebutuhan listrik, baik dari sektor industri maupun rumah tangga.
“Pertumbuhan investasi membutuhkan pasokan listrik yang semakin besar dan andal. Di sisi lain, kebutuhan listrik dari sektor industri maupun rumah tangga juga terus meningkat. Karena itu, kehadiran KEK Tanjung Sauh menjadi angin segar bagi PLN Batam dalam menjaga keandalan pasokan listrik,” kata Kwin.
Menanggapi hal tersebut, Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, mengapresiasi sinergi antara BP Batam, Panbil Group, dan PT. PLN Batam dalam mendukung percepatan pengembangan KEK Tanjung Sauh sebagai kawasan investasi yang semakin berdaya saing serta memperkuat posisi Tanjung Sauh sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru.
“Semoga kerja sama dan kontribusi yang kita bangun bersama ini mampu memberikan manfaat nyata bagi percepatan investasi, pertumbuhan ekonomi daerah, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat,” katanya.(red).








