SIKATNEWS.id | Pelayanan UPTD Puskesmas Gunungsitoli Barat, Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara, menjadi sorotan setelah seorang ibu hamil yang datang dengan tanda-tanda persalinan pada Senin (21/9/2026) malam diperbolehkan kembali ke rumah.
Persoalan tersebut mencuat setelah ibu hamil bernama Suriani Halawa alias Ina Niken, warga Desa Gada, Kecamatan Gunungsitoli Barat, justru melahirkan anak ketiganya di rumah hanya beberapa jam setelah meninggalkan puskesmas.
Kondisi tersebut membuat keluarga mempertanyakan dasar pertimbangan petugas saat memutuskan pasien diperbolehkan pulang, termasuk apakah keputusan tersebut telah sesuai dengan standar pelayanan dan prosedur penanganan ibu hamil yang menunjukkan tanda-tanda persalinan.
Suami Suriani, Arlius Lase alias Ama Niken menuturkan bahwa istrinya mulai menunjukkan tanda-tanda hendak melahirkan pada Senin malam.
Karena khawatir kondisi istrinya semakin mendesak, Arlius kemudian menghubungi bidan desa dan meminta bantuan ambulans untuk membawa Suriani ke Puskesmas Gunungsitoli Barat.
Tak lama kemudian, ambulans datang menjemput Suriani dari rumah. Arlius bersama ibunya menyusul menggunakan sepeda motor.
Setibanya di puskesmas, Suriani menjalani pemeriksaan oleh bidan yang bertugas malam itu.
Menurut keterangan Arlius, petugas menyampaikan bahwa pembukaan persalinan istrinya masih berada pada tahap awal. Keluarga juga mendapat penjelasan bahwa proses persalinan diperkirakan masih membutuhkan waktu sekitar satu hingga dua hari.
“Katanya baru buka pertama. Diperkirakan masih satu sampai dua hari lagi melahirkan,” ujar Arlius, sebagaimana diberitakan Pikiran Rakyat, Selasa (22/9/2026).
Karena tidak diarahkan untuk menjalani rawat inap, Suriani kemudian dibawa kembali ke rumah.
Namun, perjalanan pulang tersebut berlangsung pada dini hari. Keluarga bahkan tidak kembali menggunakan ambulans sehingga Arlius terpaksa membonceng istrinya dan ibunya menggunakan sepeda motor secara bergantian.
Beberapa Jam Kemudian Bayi Lahir
Perkiraan bahwa persalinan masih membutuhkan waktu satu hingga dua hari ternyata tidak sesuai dengan kejadian berikutnya.
Sekitar pukul 05.30 WIB pada Selasa (22/9/2026), atau hanya beberapa jam setelah tiba di rumah, Suriani melahirkan anak ketiganya.
Persalinan tersebut berlangsung di rumah tanpa pendampingan tenaga medis.
“Persalinan itu berlangsung di rumah tanpa bantuan tenaga medis. Kelahiran anak ketiga kami di rumah, hanya dibantu oleh ibu saya dan tetangga,” kata Arlius.
Peristiwa itu kemudian membuat keluarga mempertanyakan keputusan petugas Puskesmas Gunungsitoli Barat yang sebelumnya memperbolehkan Suriani pulang setelah menjalani pemeriksaan.
Arlius mengaku kecewa karena sejak awal dirinya membawa istrinya ke puskesmas justru karena ingin memastikan proses persalinan mendapatkan penanganan tenaga kesehatan.
“Saya kecewa. Kami datang ke puskesmas karena istri saya sudah menunjukkan tanda-tanda mau melahirkan, dengan harapan mendapatkan pelayanan yang tepat,” ujarnya.
Ia juga mempertanyakan apakah keputusan memulangkan istrinya pada malam tersebut memang telah sesuai dengan prosedur pelayanan.
“Yang kami pertanyakan, apakah memang seperti itu SOP-nya? Kami datang karena istri saya sudah menunjukkan tanda-tanda mau melahirkan,” katanya.
Bidan Datang Setelah Bayi Lahir








