SIKATNEWS id | Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarutung mencetak tonggak sejarah penting dalam dunia layanan kesehatan di Kabupaten Tapanuli Utara.
Untuk pertama kalinya, RSUD Tarutung sukses melaksanakan tindakan intervensi kardiovaskular non-bedah (pemasangan ring jantung / stent) pada pasien serangan jantung, Kamis (5/11/2026).
Kegiatan proctoring atau program pendampingan (mentorship program) peningkatan kemampuan layanan rujukan kardiovaskular ini disaksikan langsung oleh Bupati Tapanuli Utara, Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut Direktur Pelayanan Klinis Kementerian Kesehatan RI, Obrin Parulian Marpaung, bersama Direktur Utama RSUP H. Adam Malik, Zainal Safri, beserta rombongan dan tim medis gabungan.
Sukses Tangani Pasien Serangan Jantung Asal Jakarta
Tindakan bersejarah ini dilakukan terhadap seorang pasien Bapak Hutasoit (58), warga asal Jakarta yang sedang berkunjung ke Tapanuli Utara dan mengalami serangan jantung. Berkat kesiapan fasilitas Catheterization Laboratory (Cath Lab) serta kolaborasi apik antara tim dokter spesialis RSUP H. Adam Malik dan RSUD Tarutung, tindakan pemasangan dua buah ring jantung (stent) berjalan lancar dan sukses dalam waktu yang relatif singkat.
Bupati Tapanuli Utara, Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur yang mendalam atas keberhasilan layanan perdana ini.
“Atas nama masyarakat Tapanuli Utara, saya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Pusat, Presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo Subianto, Bapak Menteri Kesehatan, serta jajaran RSUP H. Adam Malik atas kerja sama dan kolaborasi ini. Hari ini Cath Lab di RSUD Tarutung perdana melakukan tindakan operasi dan berhasil memasang dua ring pada pasien,” ujar Bupati JTP Hutabarat.








