BP Batam dan Koarmada I Bahas AI serta Keamanan Pelabuhan untuk Perkuat Daya Saing Maritim

Selain membahas pemanfaatan AI, kedua pihak juga mendiskusikan penerapan standar keamanan internasional di kawasan pelabuhan. Salah satu fokus pembahasan adalah kepatuhan terhadap International Ship and Port Facility Security (ISPS) Code sebagai upaya menjaga kepercayaan dunia internasional terhadap pelabuhan-pelabuhan yang ada di Batam.

Tak hanya itu, diskusi turut menyoroti pentingnya pengelolaan risiko operasional pelabuhan, mulai dari mitigasi kemacetan logistik, peningkatan keselamatan pelayaran di jalur laut yang padat, hingga penguatan sistem keamanan siber guna melindungi data-data strategis sektor maritim.

“Pertemuan ini kita harapkan dapat menjadi langkah awal untuk memaksimalkan pengelolaan pelabuhan sebagai salah satu bagian penting bagi sektor maritim Batam. Melalui kolaborasi yang baik, BP Batam dan Koarmada I dapat bersama-sama mendukung kemajuan ekosistem maritim yang modern,” tambah Tuty, panggilan akrabnya.

Pertemuan tersebut juga dihadiri oleh Komandan Detasemen Markas Koarmada I, Direktur Pengamanan Aset dan Kawasan BP Batam, Direktur Badan Usaha Pelabuhan BP Batam, Direktur Rumah Sakit BP Batam, Tenaga Ahli Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum, serta jajaran Badan Pengelolaan dan Pengusahaan Kepelabuhanan.

Melalui sinergi dan kolaborasi yang terus diperkuat, BP Batam dan Koarmada I berharap pengelolaan pelabuhan di Batam semakin modern, aman, dan mampu mendukung pertumbuhan sektor maritim yang berdaya saing tinggi di tingkat internasional.(red).