400 Bambu Betung Ditanam, BP Batam dan McDermott Perkuat Ekosistem Sei Nongsa

SIKATNEWS.id | Upaya menjaga keberlanjutan sumber daya air terus diperkuat Badan Pengusahaan (BP) Batam melalui kolaborasi bersama dunia usaha dan akademisi. Salah satu langkah tersebut diwujudkan melalui kegiatan penghijauan di kawasan Bendungan Sei Nongsa, Jumat (07/08).

Dalam kegiatan tersebut, BP Batam bersama PT McDermott Indonesia menanam sebanyak 400 bibit Bambu Betung melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) bertajuk “Preserving Our Water With Bamboo Planting: A Biodiversity Initiative by McDermott Indonesia”.

Penanaman dilakukan di kawasan Daerah Tangkapan Air (DTA) Bendungan Sei Nongsa yang memiliki luas 21,55 hektare. Kawasan tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung keberlanjutan sistem penyediaan air baku di Batam.

Bendungan Sei Nongsa sendiri merupakan salah satu infrastruktur sumber daya air yang telah beroperasi sejak 1979. Karena itu, perlindungan kawasan tangkapan air menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan fungsi sumber daya air di kawasan tersebut.

Pemilihan Bambu Betung dalam kegiatan penghijauan tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan fungsi ekologis tanaman. Sistem perakaran yang kuat dan lebat dinilai dapat membantu mengikat struktur tanah, mengurangi potensi erosi, serta meningkatkan kemampuan kawasan dalam menyerap air.

Dalam jangka panjang, penanaman vegetasi tersebut diharapkan dapat membantu memperkuat fungsi daerah tangkapan air sekaligus menjaga kualitas lingkungan di sekitar Bendungan Sei Nongsa.

Anggota/Deputi Bidang Pengusahaan BP Batam, Denny Tondano, menyampaikan apresiasi kepada PT McDermott Indonesia, Universitas Ibnu Sina Batam, serta seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan penghijauan tersebut.

Menurut Denny, keberlanjutan sumber daya air baku tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Upaya tersebut membutuhkan dukungan dari berbagai elemen, termasuk dunia usaha, perguruan tinggi, dan masyarakat.