“Menanam pohon adalah menanam harapan untuk masa depan. Apa yang kita lakukan hari ini merupakan bagian dari upaya menjaga lingkungan sekaligus memastikan keberlanjutan sumber daya air bagi generasi mendatang. Kami berharap kolaborasi positif ini terus berkembang dan menginspirasi semakin banyak pihak untuk bersama-sama menjaga keandalan air baku di Kota Batam,” ujar Denny.
Ia menambahkan, kolaborasi lintas sektor tersebut sejalan dengan komitmen BP Batam dalam menjaga keseimbangan antara percepatan pembangunan dan keberlanjutan lingkungan.
Menurutnya, pembangunan Batam tidak hanya diarahkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga harus disertai dengan pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan.
Perwakilan PT McDermott Indonesia, Thomas A. Labrie, turut menyampaikan apresiasi kepada BP Batam dan seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut.
Ia berharap program penghijauan dapat memberikan dampak ekologis yang berkelanjutan sekaligus meningkatkan kepedulian bersama terhadap pentingnya menjaga lingkungan di Batam.
Kegiatan tersebut turut mendapat dukungan dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Kepulauan Riau, Dinas Lingkungan Hidup Kota Batam, Kapolsek Nongsa beserta jajaran, perwakilan PT Air Batam Hulu, serta akademisi Universitas Ibnu Sina Batam.
Melalui kegiatan tersebut, BP Batam menegaskan bahwa perlindungan lingkungan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pembangunan Batam.
Penghijauan kawasan tangkapan air dan penguatan ekosistem menjadi langkah strategis untuk membantu menjaga ketersediaan air baku, sekaligus mendukung Batam sebagai kawasan investasi dan pusat pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.(red).








