Program tersebut disambut antusias masyarakat karena selama ini masih banyak warga yang mengalami kesulitan memperoleh akses air bersih layak konsumsi, khususnya saat musim kemarau panjang.
Dalam keterangannya, Dandim menegaskan seluruh kegiatan pembangunan dan pelayanan sosial tersebut merupakan bentuk pengabdian TNI sekaligus bantuan nyata dari Presiden Republik Indonesia untuk masyarakat, bukan proyek yang berorientasi keuntungan.
“Ini bukan kegiatan mencari profit atau keuntungan ekonomi. Ini murni kegiatan sosial, bentuk pengabdian TNI dan perhatian langsung dari Presiden untuk membantu masyarakat mendapatkan akses infrastruktur dan air bersih yang lebih layak,” tegasnya.
Lebih lanjut, Kodim 0213/Nias juga menjalankan berbagai program sosial lainnya sebagai bagian dari karya bakti skala besar di wilayah Kepulauan Nias. Program tersebut meliputi rehabilitasi 9 unit gedung sekolah, perbaikan 6 rumah ibadah berupa masjid dan gereja, serta pemugaran 50 unit rumah tidak layak huni menjadi layak ditempati.
Tak hanya pembangunan fisik, pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat kurang mampu juga turut digelar, di antaranya pemberian alat bantu kaki palsu, operasi katarak, operasi bibir sumbing, pengobatan gratis, hingga sunatan massal.
Seluruh program tersebut diharapkan mampu memberikan dampak jangka panjang terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi warga di Kepulauan Nias.
Dengan pembangunan jembatan, penyediaan air bersih, hingga berbagai layanan sosial dan kesehatan yang terus berjalan, kehadiran Kodim 0213/Nias dinilai menjadi salah satu motor penggerak percepatan pembangunan dan pemerataan kesejahteraan masyarakat di wilayah kepulauan tersebut/Yason Gea








