“Kami tidak bisa memaksakan pengelasan dalam situasi tersebut karena sangat berbahaya bagi keselamatan pekerja dan bisa mengurangi kualitas sambungan pipa itu sendiri,” tambahnya.
Setelah seluruh sambungan dinyatakan memenuhi standar teknis yang ditetapkan, tahapan normalisasi jaringan langsung dilakukan. Saat ini, distribusi air minum telah kembali berjalan menuju kawasan-kawasan yang sebelumnya terdampak gangguan.
PT. Air Batam Hilir menjelaskan bahwa pemulihan tekanan air membutuhkan waktu berbeda di setiap wilayah. Kawasan yang berada di dataran tinggi maupun lokasi yang terletak di ujung jaringan pipa diperkirakan memerlukan waktu lebih lama hingga aliran kembali normal sepenuhnya.
BP Batam dan PT. Air Batam Hilir juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas gangguan pelayanan yang terjadi selama proses perbaikan berlangsung.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kesabaran, pengertian, dan dukungan masyarakat selama tim berupaya maksimal memulihkan infrastruktur ini,” pungkas Ariastuty.(red).








