SIKATNEWS.id | Menanggapi keluhan sejumlah pelanggan terkait kondisi air bersih yang tampak keruh dan mengandung endapan lumpur di beberapa wilayah pelayanan Tiban, Badan Pengusahaan (BP) Batam menjelaskan bahwa kondisi tersebut merupakan dampak sementara setelah kembali beroperasinya jaringan distribusi pasca pekerjaan interkoneksi pipa transmisi Ladi berkapasitas 50 liter per detik (lps).
Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, mengatakan bahwa sebagai tindak lanjut, pihak ABHi akan melakukan flushing atau penggelontoran jaringan secara bertahap di area yang terdampak. Langkah ini dilakukan untuk mempercepat pembersihan endapan yang masih tersisa di dalam pipa distribusi.
Selain itu, pelanggan yang terdampak juga diimbau untuk melakukan flushing secara mandiri dengan membuka keran air selama beberapa saat hingga aliran kembali jernih sebelum digunakan ataupun ditampung untuk kebutuhan sehari-hari.
“Kami memahami ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan akibat kondisi ini dan menyampaikan permohonan maaf atas gangguan yang terjadi. Pekerjaan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan keandalan sistem penyediaan air bersih bagi pelanggan,” ujar Ariastuty Sirait yang akrab disapa Tuty, Rabu (03/06).








