SIKATNEWS.id | Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, meninjau langsung kondisi infrastruktur di kawasan Terowongan Pelita, Kota Batam, pada Sabtu (13/06) malam. Peninjauan dilakukan setelah terjadinya aksi pencurian penutup drainase yang merusak fasilitas publik di kawasan tersebut.
Aksi yang dikenal masyarakat sebagai ulah “rayap besi” itu teridentifikasi terjadi sekitar pukul 05.02 WIB. Sejumlah penutup drainase yang baru dipasang untuk mendukung estetika kota dan meningkatkan fungsi infrastruktur dilaporkan rusak, sementara beberapa komponen besinya hilang diduga dicuri oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Dalam peninjauan tersebut, Li Claudia menyampaikan keprihatinannya terhadap tindakan vandalisme yang merugikan masyarakat luas.
“Kami sangat menyayangkan tindakan perusakan ini. Penutup drainase tersebut dipasang untuk memperindah kawasan sekaligus mengoptimalkan fungsi infrastruktur. Saat fasilitas ini dirusak dan dicuri, masyarakat luaslah yang paling dirugikan karena kenyamanan dan keamanan mereka terganggu,” ujar Li Claudia di sela peninjauan lokasi.
Menurutnya, BP Batam terus berupaya mempercepat pembangunan dan perbaikan berbagai sarana publik di Kota Batam. Namun, keberhasilan dan keberlanjutan pembangunan tersebut memerlukan dukungan serta kepedulian seluruh masyarakat.
“Kami bekerja tanpa kenal waktu untuk membangun dan menghadirkan fasilitas yang lebih baik bagi Batam. Upaya ini membutuhkan sinergi dan dukungan kolektif agar apa yang telah dibangun tidak sia-sia,” tuturnya.








