“Penghargaan ini tentunya akan menjadi penyemangat bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat keselamatan pasien, serta memastikan masyarakat Batam memperoleh layanan kesehatan terbaik tanpa harus dirujuk keluar Kota Batam,” tutupnya.
Hal senada disampaikan Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra. Menurutnya, penghargaan tersebut merupakan hasil dari komitmen seluruh jajaran RSBP Batam dalam membangun budaya pelayanan yang berorientasi pada mutu dan keselamatan pasien.
“Pengakuan dari World Stroke Organization menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan layanan kesehatan yang semakin cepat, tepat, dan sesuai dengan standar internasional,” ujarnya.
Sementara itu, Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, mengatakan capaian tersebut akan menjadi titik awal untuk terus melakukan inovasi dan peningkatan kualitas layanan.
Menurut Ariastuty, peningkatan tersebut terutama diperlukan dalam memperkuat kompetensi tenaga medis, pemanfaatan teknologi, serta tata kelola agar RSBP Batam mampu mempertahankan atau bahkan meningkatkan standar pelayanan kelas dunia.
“Kami berharap capaian ini semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kualitas layanan kesehatan di Batam sekaligus memperkuat posisi kota ini sebagai kawasan yang memiliki fasilitas kesehatan modern dan berdaya saing internasional,” tutup Ariastuty.(red).








