Selanjutnya, pada tahap kedua, pekerjaan akan dilanjutkan di sisi jalan lainnya dengan penutupan satu lajur. Kendaraan tetap dapat melintas dengan pengaturan dari petugas di lapangan.
Ariastuty menjelaskan bahwa skema rekayasa lalu lintas tersebut bersifat dinamis dan dapat berubah sesuai perkembangan pekerjaan.
“Pengaturan lalu lintas akan dievaluasi secara berkala bersama Satuan Lalu Lintas Polresta Barelang. Apabila diperlukan penyesuaian untuk menjaga kelancaran arus kendaraan maupun keselamatan pengguna jalan, maka rekayasa akan disesuaikan berdasarkan rekomendasi petugas di lapangan,” jelasnya.
BP Batam juga mengimbau masyarakat agar mematuhi rambu-rambu lalu lintas di sekitar lokasi pekerjaan, mengikuti arahan petugas, serta memanfaatkan jalur alternatif selama rekonstruksi berlangsung.
Melalui dukungan seluruh pengguna jalan, proyek rekonstruksi Jalan Gajah Mada diharapkan dapat selesai sesuai target dan memberikan manfaat jangka panjang bagi kelancaran mobilitas masyarakat Batam.(red).








