Pelaksanaan Batam Prime International Football Series 2026 juga menjadi bagian dari komitmen BP Batam dalam mengembangkan potensi sport tourism di Batam.
Selain penutupan turnamen, Gala Dinner tersebut diisi dengan penandatanganan Nota Kesepahaman antara Garuda Yaksa Football Academy dan Batam Prime FC tentang Pengembangan Garuda Yaksa Academy Satellite Batam.
Nota Kesepahaman tersebut ditandatangani COO Garuda Yaksa Football Academy Muhammad Rifandy dan Manajer Batam Prime FC, Chandra Ng.
“Batam akan menjadi daerah pionir sebagai satelit akademi Garuda Yaksa di Indonesia. Kerja sama ini akan memperkuat pembinaan sepak bola usia dini dan muda, sekaligus meningkatkan kualitas pemain dan pelatih,” jelas Fary.
Kerja sama tersebut membuka peluang bagi talenta potensial dari Batam dan Kepulauan Riau untuk berkembang serta berkompetisi di tingkat nasional maupun internasional.
Fary juga berharap semangat kolaborasi yang terbangun melalui Batam Prime International Football Series 2026 dapat terus berlanjut. Kolaborasi tersebut diharapkan tidak hanya berlangsung dalam pembinaan sepak bola, tetapi juga melalui berbagai kegiatan olahraga berskala nasional maupun internasional di Batam.
Dengan keberlanjutan kegiatan tersebut, Batam diharapkan semakin dikenal sebagai destinasi sport tourism sekaligus menjadi ruang bagi tumbuhnya talenta-talenta olahraga Indonesia.
Turut hadir dalam Gala Dinner tersebut COO Garuda Yaksa Football Academy Muhammad Rifandy; Manajer Batam Prime FC Chandra Ng; Manajer Indera SC Rosdin Aziz; Direktur Perencanaan dan Pengembangan Investasi BP Batam Irfan Syakir Widyasa; dan Direktur Badan Pengelolaan dan Pengusahaan Kepelabuhanan Benny Syahroni.(red).








