Sejumlah usulan pembangunan ruas jalan strategis yang disampaikan meliputi Ruas Jalan Batas Tapanuli Tengah, Ruas Jalan Batas Tapanuli Selatan, Ruas Jalan Seminarium – Rura Julu dan Ruas Jalan Sipetang – Sarulla dan Akses menuju Sipirok melalui Pangaribuan.
Menanggapi paparan tersebut, Kepala BBPJN Sumut, Hardy P. Siahaan, ST, M.Sc, memberikan apresiasi atas gerak cepat Bupati Tapanuli Utara. Pihaknya menyatakan akan segera menurunkan tim personel ke lapangan untuk melakukan langkah-langkah teknis dan penanganan darurat dalam waktu dekat.
”Usulan pembangunan jalan daerah yang disampaikan ini akan kami masukkan ke dalam rencana aksi dan skala prioritas pembangunan untuk tahun anggaran 2026 hingga 2028,” tegas Hardy P. Siahaan.
Di akhir audiensi, Bupati Taput secara resmi menyerahkan proposal pembangunan kepada Kepala BBPJN Sumut. Meski menyadari adanya tantangan anggaran pasca-bencana, Bupati mengaku optimis bahwa melalui sinergi yang kuat antara Pemerintah Daerah dan Pemerintah Pusat, persoalan infrastruktur dasar di Tapanuli Utara dapat teratasi secara bertahap.
“Kita harus tetap optimis. Dengan sinergitas dan komunikasi yang baik seperti ini, keterbatasan anggaran bukan penghalang untuk menghadirkan perubahan nyata bagi infrastruktur di Tapanuli Utara,” pungkas Bupati./S. Situmeang.








