Ia menjelaskan, Batam saat ini menjadi salah satu wilayah prioritas Presiden Prabowo Subianto dalam mendorong pembangunan dan pertumbuhan ekonomi nasional. Dukungan pemerintah pusat, lanjutnya, memberikan kepastian bahwa setiap investasi di Batam akan memperoleh pengawalan dan pelayanan yang maksimal.
Fary juga menegaskan komitmen BP Batam dalam memberikan layanan investasi selama 24 jam sehari dan tujuh hari seminggu melalui platform digital Invest in Batam maupun komunikasi langsung dengan jajaran pimpinan BP Batam.
“Investor tidak boleh menunggu pemerintah. Pemerintahlah yang harus bergerak cepat mengikuti kebutuhan investor. Ketika investor menghadapi kendala, BP Batam harus hadir, merespons, dan memastikan ada jalan keluar,” tegasnya.
Sebagai bentuk komitmen dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif, BP Batam terus berupaya menghadirkan pelayanan yang cepat, responsif, dan memberikan kepastian bagi para investor.
“Komitmen kami jelas: You invest, we support. You grow, Batam grows with you. Di Batam, investor tidak berjalan sendiri,” tegas Fary.
BP Batam berharap kehadiran fasilitas manufaktur baru ini menjadi awal bagi DBG Technology untuk terus memperluas kapasitas produksi di Batam, meningkatkan penyerapan tenaga kerja, serta memperkuat posisi kota tersebut sebagai bagian penting dalam jaringan manufaktur global perusahaan.(red).








