Sementara itu, Manajer Batam Premier FC, Chandra Ng, menyerahkan jersey resmi klub kepada Li Claudia Chandra yang dipercaya sebagai Wakil Dewan Penasihat Batam Premier FC. Penyerahan jersey tersebut menjadi simbol sinergi dan komitmen BP Batam bersama Batam Premier FC dalam membangun masa depan sepak bola di Batam.
Fary menegaskan bahwa kemajuan sepak bola tidak hanya ditentukan oleh prestasi di atas lapangan, tetapi juga melalui kolaborasi yang kuat antara pemerintah, klub, komunitas olahraga, dunia usaha, dan masyarakat.
“Kolaborasi merupakan fondasi penting untuk membangun ekosistem sepak bola yang berkelanjutan di Kota Batam. Dengan pembinaan yang terencana dan dukungan yang konsisten dari berbagai pihak, Batam memiliki potensi besar menjadi pusat pengembangan sepak bola usia dini sekaligus melahirkan talenta-talenta muda yang mampu berprestasi di tingkat nasional maupun internasional,” jelas Fary.
Melalui Batam Premier FC, BP Batam berharap pembinaan sepak bola dapat berjalan lebih terstruktur sehingga mampu meningkatkan kualitas atlet dan pelatih, sekaligus membuka peluang yang lebih luas bagi generasi muda Batam untuk mengembangkan bakatnya di dunia sepak bola.
Komitmen tersebut juga sejalan dengan penyelenggaraan Batam Prime International Grassroot Football Festival 2026 yang akan digelar pada Agustus mendatang. Ajang tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem pembinaan sepak bola sekaligus mendorong Batam sebagai destinasi *sport tourism*.
Dengan semangat “Bersama Membina, Bersama Berprestasi”, BP Batam dan Batam Premier FC berkomitmen membangun masa depan sepak bola Batam agar mampu melahirkan talenta-talenta berprestasi yang mengharumkan nama daerah di tingkat nasional maupun internasional.(red).








