Ketua Umum Pemuda Peduli Nias Desak Kapolri Turunkan Tim Mabes Polri untuk Ungkap Kematian Agnis Zebua

Evan juga menyinggung hasil autopsi yang sebelumnya disampaikan tim forensik RS Bhayangkara Medan. Berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut, korban dilaporkan meninggal akibat kehabisan napas karena cekikan di leher serta mengalami sejumlah luka lebam akibat kekerasan fisik.

Lebih lanjut, Evan mengatakan kasus tersebut telah menyita perhatian masyarakat, khususnya kalangan pemuda dan mahasiswa Nias di berbagai daerah.

“Bagi kami, ini merupakan kasus yang sangat serius dan menyangkut rasa keadilan masyarakat. Solidaritas yang ditunjukkan pemuda dan mahasiswa Nias melalui berbagai aksi di Jakarta maupun Medan menjadi bukti bahwa masyarakat berharap kasus ini dapat diungkap secara tuntas. Kami meminta proses penyelidikan dilakukan secara transparan dan profesional,” katanya.

Pemuda Peduli Nias, lanjut Evan, berkomitmen terus mengawal perkembangan penyelidikan hingga pelaku berhasil diungkap dan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Ia berharap perhatian langsung dari Mabes Polri dapat memperkuat upaya aparat penegak hukum dalam mengungkap kasus tersebut serta memberikan kepastian hukum dan rasa keadilan bagi keluarga korban maupun masyarakat. (Red)