Sementara itu, Ketua Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Provinsi Kepuluan Riau, Sukriardi atau sering disapa Oki menyampaikan terima kasih kepada PLN Batam yang telah menggelar turnamen bulu tangkis. Ini merupakan bukti bahwa bulu tangkis masih terus digemari dan dikembangkan.
“Mudah-mudahan PLN Batam terus membantu perkembangan bulu tangkis di Batam dan Kepri khusunya dan Indonesia pada umumnya. Saya juga berharap kegiatan seperti ini bisa diselenggarakan secara rutin setiap tahunnya sehingga sliaturahmi dan kebersamaan kita dapat terjalin dengan harmonis,” ungkap Oki.

Senada dengan hal tersebut pengurus KONI Kota Batam yang diwakili oleh wakil ketua Sony Cristianto, KONI Kota Batam berharap event seperti ini supaya terlaksana secara reguler agar tetap terjaga silaturahmi antar instansi. “Selain untuk silaturahmi, kegiatan ini juga sangat baik untuk menyalurkan bakat-bakat atau yang hobi badminton pada masing-masing instansi yang ada di Batam. Selamat bagi pemenang dan yang belum berhasil jadi pemenang terus semangat,” tutup Sony.
Adapun instansi yang turut berpartisipasi pada kegiatan Adu Tangkis ini adalah; Pemerintah Kota Batam, Kepolisian Daerah Kepuluan Riau, Bank Syariah Indonesia, PT Sat Nusapersada Tbk, Aston Batam, Bank Mandiri, ASDP, BPMD Kepulauan Riau, PLN Batam, RS Awal Bros, PT Moya, PBSI Kota Batam, DJP Kantor Wilayah Kepri dan Bea Cukai Batam.
Dari pertandingan babak penyisihan pada hari pertama, terdapat empat tim yang melaju ke semifinal yaitu Pemko Batam, PT Moya, PT PLN Batam dan Polda Kepri yang kembali bertanding di babak final, pada 9 Oktober 2022 untuk menentukan juara pertama, kedua dan juara tiga bersama. PT PLN Batam berhasil meraih juara pertama setelah menjalani pertandingan sengit melawan Polda Kepri dengan skor akhir 3-2 untuk kemenangan PT PLN Batam. Polda Kepri pada peringkat kedua yang disusul dengan Pemko Batam dan PT Moya sebagai juara tiga bersama.
(Tim)








