“Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara, menyambut baik program-program yang mendukung peningkatan kualitas SDM yang dinilai sangat penting dalam mendorong kemajuan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat”, lanjut Wakil Bupati
Menurutnya, keberadaan lembaga pelatihan kerja yang profesional, legal, dan berorientasi pada kebutuhan dunia kerja internasional memiliki peran strategis dalam membentuk generasi muda yang tangguh dan berdaya saing.
Wakil Bupati juga berpesan kepada seluruh peserta yang akan berangkat ke Jepang agar menjaga nama baik Indonesia, khususnya Kabupaten Tapanuli Utara, dengan menunjukkan sikap disiplin, jujur, rajin, dan bertanggung jawab selama menjalani program magang maupun pekerjaan di luar negeri.
Disebutkan, hingga Juni 2026, LPK Mori Centre SO akan memberangkatkan sebanyak 44 peserta kerja ke Jepang. Pada Mei 2026, sebanyak 14 peserta gelombang pertama dijadwalkan berangkat setelah menyelesaikan proses pelatihan dan persiapan, sementara 30 peserta lainnya akan diberangkatkan pada Juni 2026./Samsul Situmeang.








