Direksi PLN Batam Tinjau Command Centre K3, Dorong Digitalisasi Pengawasan Keselamatan Kerja

“Command Centre K3 jangan hanya dilihat sebagai pencapaian teknologi baru. Yang lebih penting adalah bagaimana kita benar-benar menggunakan sistem ini untuk menutup celah risiko di lapangan. Standar sudah kita siapkan, tugas kita memastikan setiap detailnya berjalan dengan disiplin,” tegas Romy.

Menurutnya, keberhasilan CCK3 bukan sekadar pada tampilan dashboard yang canggih, melainkan pada kemampuannya menghadirkan pengawasan yang konsisten, berkelanjutan, dan mampu mencegah kecelakaan kerja sejak dini.

Dari sisi teknis, Team Leader K3 Distribusi dan Pelayanan (Disyan) PT PLN Batam, Sopandi, menjelaskan bahwa CCK3 membawa nilai tambah nyata dalam pengendalian risiko dan efisiensi pengawasan.

“Dengan Command Centre K3, pengawasan lebih terstruktur. Data dari BWC dan dashboard membantu kami mendeteksi potensi bahaya lebih cepat, sehingga tindakan pencegahan bisa segera diambil,” jelas Sopandi.

Ia juga menekankan peran CCK3 sebagai sarana edukasi bagi mitra kerja.

“Kami ingin memastikan setiap mitra kerja tidak hanya memahami, tapi juga disiplin menerapkan prosedur K3. CCK3 menjadi ruang belajar bersama agar standar keselamatan terus meningkat,” tambahnya.

Kunjungan jajaran direksi ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara PLN Batam dan seluruh mitra kerja dalam membangun budaya K3 yang disiplin, modern, dan berkelanjutan.

PLN Batam berkomitmen menjadikan Command Centre K3 sebagai role model digitalisasi pengawasan keselamatan kerja di sektor ketenagalistrikan, sekaligus memastikan setiap insan PLN Batam bekerja dengan aman, sehat, dan produktif./Red.