Bukan Membatasi Kritik, Li Claudia Dorong Komunikasi Terbuka dengan Media

SIKATNEWS.id | Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, menegaskan pentingnya membangun komunikasi yang sehat, profesional, dan saling menghormati antara pemerintah dan insan pers.

Menurut Ariastuty, hubungan yang baik dengan media menjadi bBukan Membatasi Kritik, Li Claudia Dorong Komunikasi Terbuka dengan Mediaagian penting dalam memastikan berbagai informasi mengenai kebijakan dan pembangunan Batam dapat diterima masyarakat secara utuh.

Hal tersebut sejalan dengan semangat Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, yang terus mendorong penguatan silaturahmi dan komunikasi dengan para pemimpin redaksi serta insan media di Batam.

Ariastuty menjelaskan, silaturahmi antara pemerintah dan media tidak semata-mata berkaitan dengan pemberitaan. Pertemuan tersebut juga menjadi ruang untuk saling mengenal, bertukar pandangan, memahami tantangan di era digital, serta membangun komunikasi yang lebih terbuka.

“Ibu Li Claudia ingin membangun komunikasi yang lebih dekat dengan media. Silaturahmi ini bukan untuk membatasi ruang kritik, tetapi justru membuka ruang dialog agar pemerintah dan media bisa saling mendengar dan memahami,” ungkap Tuty.

Ia mengatakan, pemerintah sangat menghargai media yang tetap menjalankan fungsi kontrol sosial secara kritis. Menurutnya, kritik merupakan bagian penting dalam kehidupan demokrasi sekaligus dapat menjadi masukan bagi pemerintah untuk melakukan evaluasi dan perbaikan.

Meski demikian, Ariastuty berharap setiap informasi yang disampaikan kepada masyarakat tetap mengedepankan akurasi, verifikasi, konfirmasi, dan keberimbangan.

“Kami tentu ingin media tetap kritis. Kritik itu penting. Tetapi kritik yang kuat justru lahir dari proses jurnalistik yang kuat—ada verifikasi, ada konfirmasi, ada data, dan ada keberimbangan. Dengan begitu, kritik menjadi masukan yang konstruktif sekaligus memberikan informasi yang utuh kepada masyarakat,” kata Tuty.