Ia mendorong setiap bidang dalam kepengurusan agar mengambil peran melalui program yang sederhana, terukur, serta dapat memberikan manfaat nyata bagi keluarga besar PIKORI maupun masyarakat.
“Tidak perlu banyak dan tidak perlu muluk-muluk program kita, tetapi harus terlaksana dengan baik. Saya berharap seluruh pengurus memiliki peran, semakin solid, dan keberadaan PIKORI BP Batam benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Erlita.
Ketua Panitia Hari Jadi PIKORI BP Batam ke-26 yang juga Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, mengatakan perjalanan PIKORI tidak terlepas dari perkembangan Batam dan transformasi kelembagaan Otorita Batam menjadi BP Batam.
Sejak 7 September 2000, PIKORI telah menjalankan berbagai kegiatan yang mencakup bidang pendidikan, sosial kemasyarakatan, keagamaan, pembinaan keluarga hingga pelestarian budaya.
“Dua puluh enam tahun bukan hanya tentang panjangnya perjalanan waktu. Ini tentang orang-orang yang telah mengabdikan diri, kebersamaan yang terus terjaga, kepedulian yang terus tumbuh, serta karya yang diwariskan dari satu generasi kepada generasi berikutnya,” ujar Ariastuty.
Peringatan Hari Jadi PIKORI BP Batam ke-26 juga diisi seminar kesehatan bertajuk “Cantik Bugar di Usia Emas” bersama dokter Rumah Sakit BP Batam, penampilan seni, serta pemotongan tumpeng dan kue ulang tahun.
Turut hadir Anggota/Deputi Bidang Kebijakan Strategis BP Batam Sudirman Saad, Pembina PIKORI BP Batam Sri Sudarsono, para senior PIKORI BP Batam, jajaran pengurus dan anggota PIKORI BP Batam, pejabat di lingkungan BP Batam, serta perwakilan pegawai dari unit kerja di lingkungan BP Batam.(tim red).








