Kadisbupar Batam: Kejadian di Foodcourt Pasifik, Menjadi Objek Wisata yang Buruk

SIKATNEWS.NET | Beberapa hari yang lalu hingga saat ini, pemberitaan terkait kasus dugaan penganiayaan pemukulan yang dilakukan oleh oknum Security Foodcourt Pasifik Kota Batam terhadap pengunjungnya sudah menjadi sorotan sejumlah media sehingga viral dan trending.

Diketahui sebelumnya, dugaan penganiayaan ini berawal saat korban datang ke TKP (Tempat Kejadian Perkara) bersama tiga rekannya. Dan dengan tidak sengaja, gelasnya korban jatuh.

Dengan arogannya, oknum Security berinisial FH menghampiri korban langsung menegur hingga terjadi pemukulan. Akibatnya, Korban berinisial NG mendapat cidera di tubuhnya dan menjalani perawatan di rumah sakit. Yang mana, Korban mengalami rasa sakit di bagian telinga dan memar di bagian dada sebelah kiri.

Kuasa hukum Korban, Filemon Halawa menyampaikan bahwa selain menyayangkan apa yang dilakukan oleh oknum Security Foodcourt Pasifik dengan cara main hakim sendiri kepada kliennya. Maka, hal ini juga menjadi dampak Negatif terhadap Kota Batam khususnya di bidang Pariwisata.

Oleh karenanya, tim awak media sikatnews mencoba mengkonfirmasi hal tersebut kepada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisbupar) Kota Batam, Ardi Winata menyampaikan bahwa sangat menyayangkan atas insiden yang terjadi terkait kasus dugaan penganiayaan pemukulan yang dilakukan oleh oknum Security Foodcourt Pasifik terhadap tamunya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *