Sahabat,
SADARlah akan hal ini:
“Dia Memberi kita Kehormatan untuk menjadi anak-Nya, Marilah kita Menghormati-Nya Sebagai Bapa”
Dan perlu juga diingat kita lebih sering lupa kalau Dia adalah Bapa yang baik, sehingga ketika “sesuatu” yang kita harapkan belum menjadi “kenyataan” kita langsung berpindah ke lain hati ; mardua holong kata orang Medan, bermain api istilah umumnya dengan tuhan dan allah lain ( perhatikan tuhan & allah ditulis dengan huruf kecil ), dengan “berani” menanggung resikonya ( pasti sudah pernah baca Yeremia 17:5 kan? kalau belum tolong dibaca ya )
Oleh karena itu jika kita percaya Dia adalah Bapa yang baik, hiduplah sepenuhnya bergantung pada Tuhan saja, kan Dia yang berfirman:
Matius 7:11 (TB) Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan yang baik kepada mereka yang meminta kepada-Nya.”
Jadi biarlah sambil mempersiapkan diri masuk dalam Ibadah Jumat Agung dan Paskah yang sebentar lagi akan kita peringati, kita sepakat untuk kembali berkomitmen untuk tidak lagi meragukan kebaikan Tuhan








