Lebih lanjut AKP Lambok Stevanus Gultom, SH., menyampaikan bahwa dari hasil pemeriksaan fisik korban yang dilakukan TIM Identifikasi Sat Reskrim Polres Simalungun bersama TIM Kesehatan Puskesmas Simpang Bah Jambi yaitu, Dokter Rebecca Manurung, tidak ditemukan tanda-tanda mencurigakan ditubuh mayat dan diduga kuat korban meninggal dunia dikarenakan hanyut terbawa arus parit besar, dimana ditubuh korban ditemukan luka-luka gugus.
Selanjutnya dari pihak keluarga bahwa atas kejadian ini, keluarga korban menyatakan menerima kematian korban sebagai suatu musibah serta tidak keberatan dan tidak akan menuntut siapapun dan menolak untuk dilakukan tindakan otopsi terhadap jenazah korban dan sudah membuat surat pernyataan tersebut.
Personel Polsek Bangun Resor Simalungun selanjutnya membantu proses pemakaman, korban selanjutnya langsung dibersihkan oleh pihak keluarga dan warga bersama perangkat desa di lokasi pemakaman muslim yang berjarak sekitar 50 meter dari lokasi korban ditemukan dan kemudian dimakamkan menurut ajaran agama islam, “ujar Kapolsek Bangun.

AKP Lambok Stevanus Gultom, SH., menghimbau kepada warag, “Dari kejadian ini kami Pihak Kepolisian Sektor Bangun Resor Simalungun kepada seluruh warga untuk tetap berhati-hati saat melaksanakan aktifitas di sekitaran sungai mengingat saat ini cuaca sering hujan dan sangat berbahaya jika arus aliran sungai meningkat.
Dan saat ini Polres Simalungun juga telah memiliki posko pengaduan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat apabila ada diketahui informasi tentang tentang gangguan Kamtibmas ataupun bencana alam dapat memanfaatkan pengaduan masyarakat tersebut di nomor 0811-6501-516 dan tidak itu saja layanan ini juga dapat dimanfaatkan apabila ada diketahui ancaman-ancaman tindakan kriminal ataupun peredaran narkoba,” tutup Kapolsek Bangun.
(Toro Gea )








