“Dan untuk mengatasi permasalahan ini, saat ini PLN sedang membangun pembangkit sewa sebesar 75 MW yang akan masuk secara bertahap 25 MW pada awal bulan Juli 2023 dan 50 MW pada bulan September 2023, serta merelokasikan pembangkit dari Sumatera dengan kapasitas 50 – 75 MW,” ucapnya.
Vice President of Public Relations PLN Batam, Bukti Panggabean menyampaikan bahwa kami sudah berkoordinasi dengan pihak-pihak pelaku usaha di kawasan industri dan mengimbau untuk menghidupkan genset mereka, sehingga mereka bisa terhindarkan dari pemadaman listrik. Sampai saat ini, kami masih berkoordinasi dengan pelaku-pelaku usaha agar mesin mereka dioperasikan
Sebagaimana yang disampaikan Direktur PT PLN Batam pada pertemuan dengan BP Batam pada Senin (15/5/2023) di Ruang Rapat Wakil Kepala BP Batam, untuk tambahan daya pembangkit listrik itu, kata dia akan masuk secara bertahap dengan 25 megawatt beroperasi maksimal pada awal Juli 2023 dan 50 megawatt awal September 2023.
“Untuk penambahan daya itu sekarang masih dalam pengerjaan, jadi sekarang sudah masuk secara bertahap,” pungkasnya.
(Red)