PPKBD Berperan Penting Menyukseskan Program KB dan Pencegahan Stunting di Kabupaten Toba

“Anak-anak jangan mengonsumsi makanan instan. Tetapi pemenuhan gizi bisa dengan memanfaatkan makanan yang bersumber tanaman tumbuh atau ternak di sekitar lingkungan kita,” kata Poltak Sitorus.

Sebelumnya Ketua TP-PKK Kabupaten Toba, Ny. Rita Marlina Poltak Sitorus memberikan motivasi semangat bagi para peserta. Para PPKBD atau Sub PPKBD adalah orang penting yang memiliki pengaruh kepada masyarakat agar sadar bahwa tujuan program KB dan pencegahan stunting adalah mewujudkan keluarga yang sejahtera.

Sementara Kadis Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Toba, dr, Juliwan Hutapea dalam laporannya mengatakan institusi masyarakat perdesaan PPKBD atau Sub PPKBD adalah wadah masyarakat yang berperan dalam pengelolaan program bangga kencana meningkatkan kesertaan berkeluarga berencana dan penurunan stunting baik dalam kelompok atau organisasi maupun perorangan yang mempunyai pengaruh di masyarakat.

Dilaporkan juga di Kecamatan Silaen jumlah PPKBD 23 orang dan Sub PPKBD 46 orang, Kecamatan Siantar Narumonda jumlah PPKBD 14 orang dan Sub PPKBD 28 orang serta di Kecamatan Sigumpar jumlah PPKBD 10 orang dan Sub PPKBD 20 orang.

Turut hadir Camat Silaen, Moses Simanjuntak, sejumlah narasumber dari Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Toba.

(Dison TF)