Penasehat PJS Toba, Palasroha Tampubolon sangat apresiasi kinerja Poldasu dalam waktu singkat, Komjen Agung Setya yang bekerja Profesional dan memaksimalkan kinerja Polres Tanah Karo dalam mengungkap kasus tersebut.
Untuk itu, para pihak kiranya dapat menggunakan cara-cara sebagaimana yang telah diatur didalam Kode Etik Jurnalistik (KEJ) dan UU Pers Nomor 40 Tahun 1999,”ucap Palasroha yang memiliki Sertifikat SKW dari BNSP itu.
“Saya beserta Ketua PJS menghimbau kepada Anggota PJS Toba, untuk terus meningkatkan kapasitas dan kapabilitas mewujudkan Wartawan profesional. Terlebih dalam pengungkapan dugaan pelanggaran hukum melalui Investigasi agar dilakukan bersama Tim,”sebut Pria kelahiran 17 Agustus 1973 ini.
Lebih lanjut Palasroha Tampubolon menambahkan, untuk menghindari tindakan kekerasan yang dilakukan oleh oknum tertentu yang memiliki kepentingan, terkait dengan suatu kasus yang di ungkap oleh Wartawan kepada publik perlunya di bentuk Tim dalam melakukan Investigasi.
Senada dikatakan Jhon Castell Siahaan (Penasehat PJS Toba) Harus kita jaga sebagai “Marwah daripada Organisasi Jurnalis atau Wartawan PJS,ini wadah sebagai pemersatu”. Mengenai Saudara kita Wartawan Tribrata Tv Karo akan menjadi pembelajaran bagi anggota PJS juga dalam menjalani tugas sebagai wartawan. Mengenai tertangkapnya Oknum kedua tersangka oleh Poldasu kami apresiasi setinggi-tingginya, itulah Keadilan bagi Jurnalis.
Kami segenap keluarga besar PJS Toba berterimakasih kepada Kapolda Sumut Komjen Agung Setya, meskipun diujung masa jabatan beliau di sumut, “Satu prestasi”yang menjadi kado buat warga sumut beliau mengungkap kasus ini. Bravo buat poldasu dan kapoldasu, sukses ditempat tugas yg baru kelak,tutup Castell./Dison TF.