Toleransi ini ada berbagai tingkatan sebenarnya. Ada yang kita sebut sebagai toleransi pasif dan toleransi aktif.
Dr Ismail Cawidu, M.Si selaku Pegiat Literasi Digital menjelaskan pentingnya memiliki sikap toleransi aktif sebagai masyarakat di negara dengan berbagai keberagaman. Sikap toleransi aktif dapat menjadi kekuatan yang dapat digunakan untuk menjaga keberagaman tersebut. Salah satu cara yang dapat dilakukan masyarakat untuk menumbuhkan sikap toleransi aktif adalah dengan tidak membatasi diri dengan informasi tertentu dan terbuka dengan beragam informasi, serta mempraktekkannya dengan membahasakan pendapat di media sosial.
Sementara itu, Ferry Fathurohman menjelaskan level sikap toleransi yang harus dimiliki masyarakat. Pertama, masyarakat harus memiliki kemampuan atau keinginan untuk memahami perbedaan.
Setelah memiliki hal tersebut, barulah masyarakat dapat memahami orang lain dengan cara pandang dan cara berpikir yang berbeda. Selanjutnya adalah kemampuan untuk melakukan musyawarah atau menjadi penengah ketika bersinggungan dengan perbedaan tersebut.
“Berita yang disebarkan terus menerus akan menjadi sebuah kebenaran, maka harus bijak dalam menggunakan Media Digital tutup nya dalam closingstatmen,” pungkas Ferry. (Bachtiar).








