Menurut Euis, perempuan hari ini dituntut untuk mampu menjalani banyak peran sekaligus. Kegiatan Inspiring Srikandi hadir untuk menjadi ruang agar para perempuan dapat terus bertumbuh, membangun karier tanpa mengesampingkan keharmonisan keluarga.
Lebih lanjut, Euis juga menyampaikan bahwa peran strategis perempuan dalam keluarga dan dunia kerja merupakan bentuk kontribusi menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan bangsa secara berkelanjutan.
“Kami berharap para pegawai perempuan dapat terus menjadi Kartini masa kini yang berdedikasi bagi keluarga, masyarakat, dan negeri. Perempuan yang berdaya adalah fondasi lahirnya generasi dan masa depan bangsa yang lebih baik,” tutupnya.
Sementara itu, dalam sesi talkshow, turut dihadirkan narasumber Paramita Estikasari. Psikolog di mana Paramita menekankan pentingnya komunikasi dalam rumah tangga, khususnya dalam menyikapi perbedaan antara suami dan istri. Ia menjelaskan bahwa konflik merupakan hal yang wajar dalam relasi, bukan untuk mencari siapa yang benar atau salah, melainkan sebagai proses memahami perbedaan prinsip, kebutuhan, dan sudut pandang masing-masing individu. Komunikasi yang sehat dan tidak saling menyalahkan dinilai menjadi kunci utama dalam menjaga keharmonisan keluarga.
“Dalam rumah tangga, perbedaan itu tidak bisa dihindari. Yang terpenting bukan mencari siapa yang benar atau salah, tetapi bagaimana kita berkomunikasi dan saling memahami prinsip masing-masing, sehingga perbedaan bisa disikapi dengan lebih tenang dan dewasa,” ujar Paramita.
Bagi PLN Batam, peringatan Hari Kartini 2026 telah menjadi momentum untuk menumbuhkan semangat kepedulian sosial, memperkuat peran perempuan, serta meneguhkan nilai-nilai kebersamaan dan kemanusiaan di lingkungan kerja maupun masyarakat.(tim red).








