Pemkab Tapanuli Utara Dorong Pertanian Modern melalui Tanam Jagung Bersama

Selain jagung, kawasan ini juga akan dikembangkan untuk komoditas hortikultura pemicu inflasi seperti bawang merah dan bawang putih, serta sektor peternakan dan perikanan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tapanuli Utara menjelaskan bahwa pertanaman jagung yang dilaksanakan mencakup areal seluas 10 hektare di Kawasan Sijaba sebagai langkah awal pengembangan kawasan terpadu.

“Proyeksi target luas tanam jagung di Tapanuli Utara pada tahun 2026 mencapai 23.538 hektare dengan perkiraan produksi sebesar 129.692,64 ton. Kawasan Pertanian Terpadu Sijaba ini merupakan bentuk kolaborasi nyata antara Pemkab dan petani milenial guna menciptakan model pertanian yang produktif, berbasis teknologi, dan berkelanjutan,” jelasnya.

Melalui sinergi antara Pemkab, Forkopimda, PPL, dan para petani muda, penanaman jagung ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat sekaligus mewujudkan Tapanuli Utara yang mandiri secara ekonomi. /Samsul.Situmeang.