Pemkab Tapanuli Utara Bersama Utusan Khusus Presiden Tanam Pohon dan Bahas Mitigasi Bencana

“Kita harus mengantisipasi bencana berikutnya, termasuk menyiapkan stok pangan nasional dan memperkuat sistem penanggulangan bencana. Ini adalah bagian dari menjaga ketahanan bangsa,” tambahnya.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menyoroti tingginya kerawanan bencana di wilayah Sumatera Utara yang melanda sedikitnya 18 kabupaten dan kota.

“Bencana bukan hanya disebabkan curah hujan tinggi, tetapi juga perilaku kita terhadap alam. Menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama, dari masyarakat hingga pemerintah,” tegas Bobby.

Ia menambahkan bahwa Pemerintah Provinsi Sumatera Utara siap bersinergi dengan pemerintah pusat dan kabupaten/kota dalam menjalankan kebijakan pelestarian lingkungan dan mitigasi bencana.

“Arahan dari pemerintah pusat menjadi pedoman bagi kami di daerah. Seluruh kepala daerah dan Forkopimda siap menjalankan program strategis Presiden demi kelestarian alam dan keselamatan masyarakat,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Ephorus HKBP Pdt. Dr. Victor Tinambunan menyerahkan Ulos Harungguan kepada Hashim Djojohadikusumo sebagai simbol doa dan persaudaraan. HKBP juga menyatakan kesiapan mendukung program reboisasi dan pelestarian lingkungan sebagai bagian dari panggilan iman.

Rangkaian acara turut diisi paparan kebijakan oleh para Wakil Menteri, dialog bersama kepala daerah terdampak bencana, serta penyerahan bantuan kemanusiaan dari NTV kepada korban bencana alam.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara menegaskan komitmennya untuk terus berkolaborasi dengan pemerintah pusat, pemerintah provinsi, lembaga keagamaan, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kelestarian alam serta membangun ketangguhan daerah terhadap bencana demi masa depan yang berkelanjutan./Samsul Situmeang.