Pemdes Bawosaloo dan BPD Adakan Rapat Internal, BPD Diduga Tidak Menandatangani RKPdes dan APBdes 2023

Waoziduhu Laia menambahkan bahwa atas kinerja BPD ini, saya akan tindaklanjuti kepihak kecamatan dan kabupaten Nias selatan.

Pemerintah desa capek atas prilaku BPD, sudah beberapa kali pihak kecamatan dan pihak kabupaten untuk mediasi dan bahkan beberapa kali juga difasilitasi oleh BPMD Nisel, sama saja hasilnya selalu bersikap keras, seakan akan peraturan ini BPD yang membuat khususnya desa bawosaloo Dao Dao.

“Dengan rasa kekecewaan Pemdes menyampaikan dan memohon kepada pihak yang berwewenang untuk menindak dan diefaluasi BPD bawosaloo Dao Dao lataran selalu menghambat kinerja pemerintah desa dan kepentingan masyarakat umum,

dalam hal ini Seolah olah pihak BPD mengatur pemerintah desa,” tegasnya.

 

Dari jam 8 pagi sampai jam 5 sore pemerintah desa menunggu pihak BPD dikantor kepala desa karna sebelumnya sudah sepakat untuk dilanjutkan dikantor desa untuk melengkapi kewajiban BPD dan juga hak hak yang belum tuntas, ternyata BPD tidak hadir, Waoziduhu Laia menyampaikan “bahwa atas perstiwa ini,

pemerintah desa merasa dijadikan boneka atau dipermainkan oleh BPD,” pungkasnya.

Abdias Laia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *