“Bahan materialnya tidak bagus, campur – campur lumpur dan d laksanakan tanpa dikasih gambar hanya petunjuk lisan saja dari Kontraktor, hal ini di duga tanpa gambar takut ketahuan ukuran yang sebenarnya,” ungkapnya.
Tokoh masyarakat Lingkungan, biasa disapa Pak Hia menyebut bahwa dari awal sampai sekarang, meskipun sedang mengerjakan bangunan tersebut, namunu menurutnya dikerjakan hanya asal saja.
“Saya berharap kepada pemerintah Nias Barat dan Dinas Terkait agar betul – betul pengawasan dilaksanakan, jangan dikerjakan asal jadi karena bangunan tersebut, banyak masyarakat tani yang membutuhkan terutama petani dan anak-anak sekolah sebagai generasi penerus untuk khalayak umum,” tutupnya mengharapkan./Alestari Zebua.








