Oknum Satpam Foodcourt Pasifik Batam Lakukan Pemukulan Terhadap Tamunya

Repiton Manao menambahkan, dampak penganiayaan terhadap kliennya mengalami cidera di bagian tubuh. Selain itu, kliennya juga terhalang melakukan aktivitas hingga saat ini

“Tadi habis membuat LP di kantor polisi Jumat sore, tiba-tiba klien kami pusing dan mual-mual. Klien kami sakit di bagian kuping dan bagian dada. Ini sedang diinfus di rumah sakit Harapan Bunda Batam. Mohon doa agar klien kami sehat,” kata Manao.

Dijelaskan Repiton Manao, akibat yang diduga penganiayaan tersebut. Korban mendapatkan Surat Keterangan Sakit sehingga tidak dapat beraktivitas selama dua hari.

Menurut informasi yang dihimpun, Noverius Gulo pada Kamis (8/12/2022) sekira pukul 22.00 WIB datang ke Pasific Foodcourt Batam bersama teman. Mereka menikmati nuansa malam di sana sambil mencicipi minuman dan hidangan hingga Jumat (9/12/2022) sekira pukul 01.15 WIB.

Tiba-tiba, di meja Noverius Gulo terjatuh gelas dan pecah. Kemudian, Satpam bernama Foanoita Harefa datang menghampiri meja Noverius Gulo.

“Bukan nanya baik-baik, malah oknum Satpam itu tiba-tiba memukuli Noverius. Makanya kaget orang di sana,” ujar seorang saksi.

Kini perkara telah dilaporkan. Leo Halawa juga ketika dikonfirmasi tentang BAP kliennya belum disampaikan.

“Kami fokus merawat klien kami pak. Masih di rumah sakit sekarang. Nanti kalau sudah sehat baru mungkin di-BAP. Saat ini kami fokus menanganinya di rumah sakit,” tutup Leo Halawa.

(Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *