Anak 17 Tahun Diduga Ikut Dianiaya
Melihat ayahnya dipukul, THZ (17), anak pemilik warung yang masih berstatus pelajar dan berjenis kelamin perempuan, berusaha melerai. Namun, upaya tersebut justru berujung petaka. THZ diduga ikut terkena pukulan di bagian dada, yang kemudian menimbulkan rasa sakit serius yang diduga kuat di lakukan oleh seorang anggota kepolisian yang bertugas di polsek.
Kondisi korban kian memprihatinkan. Hingga Minggu, 4 Januari 2026, THZ harus menjalani perawatan medis di rumah sakit (puskemas) akibat nyeri hebat di bagian dada sebelah kiri. Pihak keluarga menyebutkan bahwa korban mengalami penurunan nafsu makan dan diduga mengalami trauma psikologis pascakejadian.
Publik Menunggu Sikap Tegas Aparat
Kasus ini menuai perhatian masyarakat karena salah satu terlapor diduga merupakan oknum aparat penegak hukum. Publik mendesak agar proses hukum dilakukan secara transparan, objektif, dan tanpa pandang bulu, terlebih karena korban merupakan anak di bawah umur yang dilindungi undang-undang.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait perkembangan penanganan perkara maupun status pemeriksaan terhadap para terlapor. Awak media masih terus berupaya mengonfirmasi pihak Polres Nias guna memperoleh informasi lanjutan demi pemberitaan yang berimbang.
Kasus ini menjadi ujian serius bagi komitmen aparat penegak hukum dalam menegakkan keadilan, khususnya dalam menangani dugaan pelanggaran hukum yang melibatkan sesama aparat dan menyangkut keselamatan anak/Yason Gea








