Mandulnya pengawasan oleh KSOP Khusus Batam, menjadi tanda tanya yang besar terkait kinerja instansi dibawah Kementrian Perhubungan tersebut.
Apalagi, Speed Boat kayu yang berwarna merah yang mengangkut penumpang tersebut memuat penuh penumpang hingga berdesak-desakan dan diduga kurang layak untuk beroperasional mengangkut penumpang jarak jauh yang mana rutenya juga antar provinsi.
Selain itu, Kinerja Bea Cukai (BC) Kota Batam juga dipertanyakan terkait adanya pembiaran Speed Boat penumpang yang beroperasional tanpa melalui pelabuhan resmi dengan penjagaan yang ketat.
Dugaan Pembiaran yang dilakukan oleh KSOP Khusus Batam dan BC Batam ini sangat berbahaya untuk Kota Batam yang mana barang-barang bisa keluar dan masuk ke Kota Batam tanpa pengontrolan dan pengawasan yang ketat.
Kemudian, pengontrolan jaminan keselamatan penumpang sangatlah perlu sehingga bisa memastikan bahwa penumpang yang dibawa berlayar bisa selamat hingga sampai tujuan.
Hingga berita ini dipublikasikan, awak media masih mencoba untuk meminta tanggapan langsung dari Kepala KSOP Khusus Batam. Sementara, Humas BC Kota Batam, Muji hingga berita ini dipublikasikan masih bungkam./Red.








