Malamnya, masuk orderan lagi di resto yang sama (RM WG Barokah). Kadir datang ke lokasi dan menanyakan kepada pemilik restonya memastikan apakah pesanannya sudah di proses atau belum. Namun pemilik resto tersebut acuh tak acuh dan jawabannya kurang jelas dan merasa marah kepada DO Kadir. Ternyata pemilik resto tersebut mengungkit kembali orderan yang dibatalin beberapa bulan lalu. Kedua kalinya, Kadir menanyakan kepada pemilik resto, “Apakah pesanan saya sudah lengkap?,” tanya Kadir. Namun Dirman Pemilik resto seolah-olah marah.
Sehingga di lokasi terjadilah cekcok adu mulut. Menurut pengakuan Kadir bahwa seolah-olah pemilik resto menghadang dan menyerang sehingga secara spontan Kadirpun sempat emosi karena merasa tidak puas dengan pelayanan resto yang seolah-olah tidak memberikan pelayanan baik kepada driver online.
Selanjutnya, awak media menenangkan keduanya dan menyelesaikan secara kekeluargaan. Dirman dan Kadirpun saling berdamai. Dirman mengakui salah dan menurutnya ini merupakan pengalaman untuk ke depannya agar pelayanan lebih baik lagi.
Hingga berita ini dipublikasikan keduanya sepakat tak ada rasa dendam lagi.
(YT)








