Kepala BNPB Letjen TNI Tinjau Lokasi Banjir Bandang dan Longsor di Humbahas

“Dalam peristiwa di Humbahas ini, pertama kita pikirkan dulu kehidupan masyarakat, kita melindungi masyarakat dan mencari para korban yang belum ditemukan. Tim sudah bekerja disana dari berbagai pihak. Segala upaya harus dikerahkan” jelas Suharyanto.

Dijelaskan lagi, tanggap darurat diberlakukan 7×24, tim Basarnas bekerja maksimal 7 hari. Walaupun demikian, kalau masih ada korban belum ditemukan dan ada permintaan masyarakat. Tanggap darurat bisa diperpanjang, masyarakat harus puas dalam pelayanan pemerintah.

“Kita fokus dulu pencarian korban dan memikirkan para pengungsi, setelah itu baru kita tentukan lahan pemindahan baru untuk masyarakat terdampak banjir bandang dan longsor” tambahnya lagi.

Hari ketiga pasca banjir bandang, sudah 2 orang ditemukan korban jiwa dalam kondisi meninggal dunia. Nama korban yang ditemukan dihari ketiga yaitu Tiamin Br Sinambela (op. Eva) 75 tahun dan sudah dikebumikan. Wakil Bupati Humbahas Dr Oloan Paniaran Nababan SH MH berada di lokasi untuk memantau dan melihat perkembangan di lapangan. Akses jalan antara Kabupaten Humbang Hasundutan dan Tapanuli Utara sudah bisa dilalui.

Ketua TP PKK Humbahas Ny Lidia Dosmar Banjarnahor ikut meninjau lokasi banjir bandang dan longsor serta mengunjungi para korban di Aula kantor Camat Baktiraja.

(Frengky Butarbutar)