Kehadiran Politisi IM diduga Picu Gejolak Baru, Massa Ono Niha Bersatu Kepung Polres Nias dan Tugu Meriam, Tuntut Keadilan Tanpa Kompromi

Helpin menegaskan, lurah seharusnya mengambil sikap tegas terhadap dugaan keterlibatan Kepala Lingkungan (Kepling) dan Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Ilir Gunungsitoli yang disebut-sebut menggunakan jabatan mereka untuk membubarkan aksi damai masyarakat.

“Ini bukan persoalan biasa. Ada dugaan kuat jabatan digunakan untuk membungkam suara rakyat. Lurah tidak boleh hanya diam dan menunggu. Harus ada sikap tegas jika perangkatnya terlibat dalam tindakan yang melanggar hukum dan mencederai hak konstitusional masyarakat,” tegas Helpin Zebua di hadapan massa.

Para orator juga menyoroti dugaan adanya aktor intelektual di balik pembubaran aksi sebelumnya, serta mempertanyakan peran politisi berinisial IM yang disebut-sebut memiliki keterkaitan dengan dinamika konflik tersebut. Massa mendesak agar penyelidikan dilakukan secara menyeluruh tanpa pandang bulu.

Aksi berlangsung dengan pengawalan ketat aparat kepolisian. Massa secara bergantian menyampaikan orasi di depan Mapolres Nias sebelum melanjutkan aksi ke Tugu Meriam, lokasi simbolik yang sebelumnya menjadi titik penghadangan aksi damai.

Gerakan Masyarakat Ono Niha Bersatu menegaskan bahwa aksi ini merupakan bentuk perlawanan moral terhadap segala bentuk penghinaan terhadap martabat suku Nias dan upaya pembungkaman hak demokrasi.

“Kami akan terus mengawal kasus ini sampai keadilan benar-benar ditegakkan. Tidak boleh ada yang kebal hukum. Martabat Ono Niha tidak bisa dinegosiasikan,” ujar salah satu orator.

Aksi berakhir dengan pernyataan sikap terbuka yang menuntut percepatan proses hukum, transparansi penyidikan, serta tindakan tegas terhadap siapa pun yang terbukti terlibat, tanpa memandang jabatan atau pengaruh politik.

Situasi di Kota Gunungsitoli hingga kini masih dalam pengawasan aparat, sementara masyarakat menanti langkah konkret aparat penegak hukum dalam mengungkap fakta dan memastikan keadilan ditegakkan ###