Selain Eki, Leo warga lain juga mengatakan hampir serupa. Bahkan Leo kaget jalan itu belum tampak penyentuhan guna perbaikan. “Padahal hampir mau ikut longsor sebelahnya,” ujar Leo.
Amatan awak media, jalan tersebut merupakan urat nadi yang menghubungkan daerah Piayu ke Piayu Laut yang selama ini dikenal sebagai objek wisata kuliner.
Di sana, hampir setiap harus warga melintas. Apa lagi akhir pekan warga daerah kota mencari makanan khas Laut di daerah tersebut. Maklum, di Piayu Laut banyak restoran menyajikan makanan laut khas Melayu, Jawa dan menu lainnya.
Selain wisatawan lokal dan asing yang lalu lalang di Piayu Laut, juga sebagian warga menetap di sana. Di sana juga ada fasilitas sekolah.
Kondisi di jalan longsor jika dilalui kendaraan, harus saling mengalah. Karena jalan tersebut menjadi sempit setelah longsor beberapa bulan lalu.
Amatan lain, bibir jalan yang longsor semakin menjadi-jadi. Bahkan, jika dari arah Piayu ke Piayu Laut rentan kecelakaan. Apa lagi di sana minum fasilitas umum seperti lampu jalan.
(Red)








