Kadis Rusti Hutapea Tak Terima Diberitakan, Kirim SMS WhatsApp Nada Ancaman Kepada Oknum Wartawan

Awal mula keluarnya bahasa SMS WhatsApp bernada ancaman tersebut dari oknum pejabat Toba itu disebutkan Nimrot Acon, sebelumnya saya datang ke ruangannya berniat untuk konfirmasi masalah Destinasi atau masalah kerusakan lokasi pariwisata di tepian pantai Danau Toba yang ada di Kabupaten Toba.saat itu ada disana Bilhot, dan dia cerita.

Tiba tiba dia bersuara, ehh… Nimrot…saya baru zoom dari Kementerian masalah perpindahan Aquabike dan F1H2O ke Samosir.

Lantas saya sambut dan berkata, ini menarik ibu untuk diberitakan, jawab Ibu itu “jangan dululah”, tetapi saya tidak terima, sebagai naluri seorang wartawan saya langsung hidupkan rekaman, pada saat itu ibu kadis sedang berbicara dengan Assisten 2 Jonni Lubis melalui bertelepon, di kesempatan itulah diungkapkan banyak hal.

Namun saat itu ibu Kadis tak terima dan berkata “janganlah saya nara sumber, kalau nggak Asisten 2 saja. Langsung saya kejar Assisten 2, namun tidak berada di tempat (kantornya). Terus saya kejar ke kantor Dinas Perkim karena beliau juga menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perkim Kab.Toba, toh juga tidak ditempat.

“Hingga saya telpon berulang kali tidak juga diangkat, rupanya nomor beliau sudah ganti, dan nomornya saya minta dari ajudan Assinten 2 tak ada dan ternyata benar nomornya sudah ganti,” terang Nimrot Acon.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kab Toba Rusti Hutapea saat di konfirmasi dorstop berdampingan dengan Bupati Toba Poltak Sitorus turut didampingi beberapa jajaran pejabat sekretariat Pemkab Toba Kamis, (28/3/2024) sekaitan dengan SMS WhatsApp (WA) yang dikirirmkannya kepada oknum Wartawan yang dituding bernada ancaman mengatakan, pemberitaan itu tanpa persetujuan saya, kemudian saya tidak ada mengancam. hubungan saya dengan beliau sebagai wartawan selama ini baik.

“Saat itu dia bertamu ke ruangan saya dari jam 2 siang dan kita layani sebagaimana pertemanan kita dengan media. Apa kita tidak berteman…??..itu saja intinya,” kata Rusti.

Lanjutnya, menurut saya itu tidak mengancam terkait adanya sikap dari korban akan melaporkan ke ranah Hukum disebutkan Rusti, sejauh ini saya berpikir dan bersikap postif kepada beliau, tidak ada yang mengancam atau apa, karena selama ini saya menganggap teman,

“Jikalau menganggap saya sebagai lawan, ya nantilah. Tetapi sampai saat ini, saya masih berpikir postif sama beliau,” ucap Rusti Hutapea./Dison TF.