Gunungsitoli Dorong Kesempatan Kerja Setara Melalui Workshop Ketenagakerjaan Inklusif

Lebih lanjut, Eko Aryanto berharap agar dunia usaha dapat menerapkan praktik ketenagakerjaan inklusif secara nyata. “Kami ingin memastikan bahwa penyandang disabilitas mendapatkan informasi, dukungan, dan kesempatan yang lebih luas untuk berkontribusi dalam dunia kerja,” tambahnya.

Workshop ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk para Pimpinan Perangkat Daerah Kota Gunungsitoli, Pimpinan dan Tim CDRM-CDS UHN, Kepala Desa Olora, Kepala Desa Lolo’anaa, Pimpinan BUMN/BUMD, Ketua Lembaga Sosial Non Pemerintah, dan para pelaku usaha. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan luas terhadap upaya menciptakan lingkungan kerja yang inklusif di Gunungsitoli.