Dum Truk Yang Bikin Rusak Kebutuhan Umum

Lurah Mangsang, Heryawan juga ikut menuliskan di grub suara Sungai Beduk, yakni, “Terkait Aktifitas Pengembang Di sepanjang Jalan S.Parman dari Kelurahan dan Kecamatan sudah melakukan Pengawasan dan teguran Insya Allah ke depannya akan menjadi perhatian khusus untuk keselamatan bersama”.

Saat awak media meminta tanggapannya kepada Bapak Heryawan sebagai lurah mangsang, melalui media WhatsApp “Heryawan, menjawab, “Pihak Kec dan Kelurahan sudah melakukan Pengawasan dan teguran ke Pengembang untuk menyediakan petugas yang stand by apabila ada tanah yang berceceran dijalan. ke depan kami akan lebih ketat lagi mengawasi Prinsipnya di daerah yang lagi membangun tentu ada dampaknya harapan kami masyarakat juga kalau lewat disekitar lokasi juga harus hati-hati.

Awak media melakukan wawancara kepada salah satu pekerja, yang tidak mau di sebutkan nama nya itu menyampaikan bahwasanya pekerjaan pengambilan tanah di nusa indah sekarang ini yang menggunakan lori besar berwarna hijau itu Lambok bang. Abang juga bisa langsung ke kantor, jumpai pak Jumary.

Awak media berupaya menghubungi Lambok melalui media whatsapp untuk mengklarifikasi terkait hal tersebut, sampai berita ini di terbitkan beliau susah untuk di hubungi.

Di waktu yang bersamaan, awak media juga sudah meminta tanggapan kepada camat sei beduk, melalui pesan media WhatsApp. Beliau membalas dengan jawaban, “Terima kasih coba ditanyakan ke DISHUB terkait aturan Penggunaan truck dan kapasitas truck di jalan.

Upaya yang sama sudah dilakukan, mengklarifikasi kepada dinas perhubungan, terkait dengan jalan aspal yang rusak, sampai berita ini di terbitkan belum juga ada balas.

Jumary, sebagai orang perusahaan menurut salah satu pekerja, pada saat di klarifikasi melalui pesan media WhatsApp, sampai sekarang belum juga ada tanggapannya.

(Hirmawansyah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *