Warga yang protes pun langsung ke persimpangan jalan Negeri lama simpang HSJ untuk melakukan aksi demo menghentikan kendaraan tengki CPO bermuatan melebihi tonase diduga milik PT HSJ.
Sebelumnya, sempat terjadi adu mulut dengan warga oknum yang berpihak ke perusahaan dan bahkan ada dukungan oknum Polisi dan oknum TNI yang terus menyuruh masuk dan keluar aktivitas tangki CPO muatan berat sekitar 35 TON melintasi jalan kabupaten yang sudah rusak parah tersebut.
Ungkap seorang warga simpang HSJ, Safril Gulo menyampaikan kepada awak media jika pihaknya sudah beberapa kali melalukan aksi demo, namun belum ada tanggapan dari pihak perusahaan,
“Saat ini pihak perusahaan PT. HSJ hanya sebuah njanji,” singkatnya.
Roy saragi sebagai Humas PT. HSJ saat dikonfirmasi tak kunjung juga ada respon hingga berita ini di terbitkan./R. Waruwu.








