Diduga Kuat WCH Nagoya Jadi Tempat Sarang Prostitusi

“Boleh, Ada Bang. Di sini sistem cash botol bang dan cewek bisa bawa pulang terserah bawa kemana dengan tarif Rp 2 juta bisa nego. Semua cewek disini bisa bawa pulang, tapi konfirmasi dulu sama ceweknya ,” tutur L.

Dari informasi yang didapatkan langsung dari L bahwa pemilik Club WCH juga merupakan seorang WNI.

Kemudian saat tim media meninggalkan lokasi, seorang D (inisial) diduga sebagai penanggung jawab di lokasi club tersebut mendekati Pewarta mengatakan bahwa kalau di jam kerja (02.00 wib malam) agak mahal kecuali sudah pulang kerja.

Di tempat terpisah, Pewarta melanjutkan percakapan lewat WhatsApp.

“Bang, di sini lumayan mahal loh bang, Rp 2 juta bayaran cewek lain buka botolnya bang. Di sini memang dasarnya bule semua, makanya budget mereka segitu bang,” tulis L dalam WhatsAppnya.

Hingga berita ini diturunkan, Tim Media masih berupaya mengkonfirmasi kepada pemilik Club tersebut terkait adanya dugaan prostitusi.

(Tim/Red)