Selanjutnya, Dewi Ansar mengatakan saat ini permasalahan perempuan dan anak di Kepri tidak terlepas dari sisi Pendidikan, Ekonomi, Kesehatan, Kekerasan, Perkawinan Anak, Pola Asuh Anak, Akses Perempuan dalam Teknologi hingga Keterwakilan Perempuan dalam Politik dan Dunia Usaha.
Dewi Ansar melanjutkan, untuk mengatasi permasalah perempuan dan anak di Kepri tersebut Presiden RI Joko Widodo memberikan 5 Arahannya yaitu peningkatan pemberdayaan perempuan dalam kewirausahaan, peningkatan peran ibu dan keluarga dalam pendidikan/pengasuhan anak, penurunan kekerasan pada perempuan dan anak, penurunan pekerja anak dan pencegahan dini.
“Program Inkubasi bisnis ini merupakan salah satu program yang mendukung mandat yang diberikan bapak Presiden RI Joko Widodo untuk diselesaikan sampai tahun 2024 untuk mengatasi permasalah perempuan dan anak,” ungkapnya.
Terakhir, Dewi Ansar menjelaskan tujuan utama diadakannya program ini adalah guna mendorong para pelaku UKM khususnya perempuan Kepri untuk naik kelas, baik dari segi mindset, attitude, skill bisnis, standarisasi produk serta jejaring bisnis.
Ia juga berharap melalui kegiatan Inkubasi bisnis ini dapat mendorong ekonomi perempuan untuk lebih maju dan kuat melalui bimbingan kelas Entrepreneurship, Community
program, Lateral Thinking, Business Network dan pasar bersama.
“Semoga kelak ibu-ibu peserta yang sudah wisuda dari kegiatan Inkubasi bisnis ini, dapat menjadi utusan pelaku usaha perempuan yang potensial dan dapat menjadikan bisnis sebagai masa depan serta mampu memberikan peluang kerja untuk masyarakat sekitarnya,” tutupnya.
(Tim)








