Sekretaris Jenderal Forum Lintas Aspirasi Jasa Konstruksi (FLAJK) itu berharap dari hasil debat itu menjadi tolok ukur bagi pemilik suara untuk menjatuhkan pilihan politik mereka ke salah satu di antara tiga paslon presiden dan wakil presiden yang ikut berkontestasi.
“Semoga apa yang telah dipaparkan itu mampu menjadi dasar penilaian masyarakat untuk menentukan pilihan politik mereka,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketum Golkar Airlangga Hartarto menyebut aksi cawapres Gibran Rakabuming Raka di panggung debat cawapres sedang menunjukkan pengetahuan dan kemampuan dalam debat kedua untuk cawapres.
“Penguasaan materinya prima, apalagi ini materinya materi ekonomi dan apa yang disampaikan golkar banget, percaya diri, maju kedepan, dan berdiskusi dengan bebas, dan dengan data,” kata Airlangga usai debat cawapres.
Bagi Airlangga, Gibran menguasai materi debat cawapres. Airlangga mengapresiasi Gibran berbicara soal ekonomi makro dan mikro.
(Red)








