Bupati juga menyampaikan bahwa setiap tahun Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara mengalokasikan anggaran sekitar Rp5 miliar untuk mendukung kolaborasi dengan gereja, yang meliputi pembangunan rumah ibadah serta pemberian insentif bagi guru sekolah minggu. Ia berharap peran generasi muda, khususnya Naposo HKBP, dapat semakin dioptimalkan dalam mendukung pembangunan daerah dan pelayanan sosial kemasyarakatan.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Tapanuli Utara turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada HKBP atas dukungan nyata dalam penanganan bencana alam di Tapanuli Utara, di mana tiga gereja HKBP telah digunakan sebagai tempat pengungsian warga.
Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara mencatat terdapat tujuh kecamatan terdampak bencana, dengan dua kecamatan mengalami dampak yang sangat parah. Berkat kolaborasi lintas sektor, penanganan bencana di Tapanuli Utara mendapat apresiasi sebagai salah satu yang tercepat.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara, kami mengucapkan terima kasih kepada Ompui Ephorus HKBP yang sejak awal bencana terus aktif berkolaborasi dengan pemerintah, serta kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, doa, dan bantuan,” ujar Bupati./Samsul Situmeang.








